Orang yang mengumandangkan Adzan disebut dengan Muadzin. Adzan dilakukan sebelum melakukan salat lima waktu, yaitu Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Ada beberapa adab untuk mengumandangkan Adzan serta keharusan menjawab Adzan bagi muslim yang mendengarnya. Berikut adalah bacaan Adzan beserta artinya yang terdiri dari 7 bagian:
Artinya: “Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa (Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa
Teks Bacaan lafadz iqomah [ Arab latin dan terjemahnya/Artinya ] Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah. Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. Marilah Sembahyang (sholat). Marilah menuju kepada kejayaan. Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
3. Memanjangkan Bacaan. Terkait adab memanjangkan bacaan ayat Al-Qur'an sesuai tajwidnya ini termuat dalam riwayat Anas bin Malik. Anas pernah ditanya tentang bagaimana bacaan Nabi SAW, Anas menjawab, "Bacaannya mad atau panjang.
.
bacaan adzan setelah asyhadu anna muhammadarrasulullah